BERSAMA MAHASISWA KKN DUKUNG PENCEGAHAN STUNTING DESA SARADAN

BERSAMA MAHASISWA KKN DUKUNG PENCEGAHAN STUNTING DESA SARADAN

Anak memiliki ciri khas yaitu selalu tumbuh dan berkembang. Kekurangan nutrisi yang berkepanjangan dapat mengganggu pertumbuhan anak dan menyebabkan stunting.Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Sragen, Jawa Tengah termasuk desa dengan risiko tinggi stunting sehingga seluruh warga Desa Saradanmemiliki andil dalam menurunkan angka risiko terjadinya stunting atau anak dengan perawakan pendek. Stunting dapat terjadi sejak masih di dalam kandungan sehingga orang tua mengambil peran utama dalam mencegah stunting. Usia kehamilan ibu yang terlalu muda (£20 tahun) atau terlalu tua (³35 tahun), ibu dengan gemeli, multipara dan pendidikan ibu yang rendah menjadi faktor risiko terjadinya stunting di Desa Saradan.

Oleh karena itu, bersama mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta dukung pencegahan stunting Desa Saradan. Penyuluhan (ASI eksklusif, kecacingan, vitamin A, tablet tambah darah), pembagian susu formula dan tablet tambah darah, pemantauan tumbuh kembang anak secara door to door, serta pelaksanaan posyandu bersama bidan desa dan kader merupakan kerja nyata mahasiswa KKN Desa Saradan dalam meningkatkan status nutrisi ibu dan anak sebagai upaya pencegahan stunting. Selain itu, dalam rangka mencegah dan menurunkan angka kejadian stunting demi Indonesia yang lebih baik, mahasiswa KKN Desa Saradan ikut memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengadakan perlombaan pengelolaan makanan bergizi.

            Namun, kondisi beberapa rumah yang masih berlantaikan tanah serta jamban yang tidak layak pakai menjadi faktor risiko lain yang dapat meningkatkan risiko stunting di Desa Saradan. Kurangnya sanitasi dapat menyebabkan anak jatuh dalam keadaan sakit. Kebutuhan nutrisi anak akan meningkat dalam keadaan sakit. Oleh karena itu, mahasiswa KKN mendorong warga Desa Saradan untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu, dalam rangka meningkatkan kebersihan lingkungan sekitar, mahasiswa KKN membagikan tempat sampah organik dan non organik di pos-pos ronda Desa Saradan.

Harapannya, dengan adanya mahasiswa KKN Desa Saradan, angka risiko terjadinya stunting di Desa Saradan dapat menurun J