Tim KKN Desa Singosari Berkontribusi dalam Upaya Pencegahan Stunting dengan Kelas Ibu Hamil dan Edukasi Laktasi

Tim KKN Desa Singosari Berkontribusi dalam Upaya Pencegahan Stunting dengan Kelas Ibu Hamil dan Edukasi Laktasi

Hits: 59

Mahasiswa Program Studi S1 Kedokteran FK UNS angkatan 2019 saat ini sedang menjalani KKN Tematik Kemanusiaan di Kabupaten Sragen dan Boyolali. Salah satu kelompok KKN yaitu tim Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali mengadakan Kelas Ibu Hamil dan Edukasi Laktasi pada hari Kamis (28/7/2022). Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil dan bayi yang tidak diberikan ASI merupakan faktor risiko stunting. Untuk itulah maka kegiatan ini perlu dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan melahirkan bayi stunting.

Kegiatan edukasi tersebut dihadiri oleh 10 ibu hamil dari berbagai dukuh di Desa Singosari. Kegiatan dibuka oleh bidan desa yaitu Melani Astriyani, A.Md.Keb. Beliau menekankan tentang pentingnya ibu hamil memeriksakan kesehatan secara berkala untuk mencegah KEK dan manfaat pemberian ASI eksklusif bagi tumbuh kembang anak. Setelah itu dilanjutkan dengan edukasi oleh tim KKN Desa Singosari mengenai tanda dan gejala serta nutrisi yang dapat diberikan untuk mencegah KEK pada ibu hamil. Tim juga menyampaikan tentang posisi menyusui yang benar, tata cara pijat payudara, serta pijat oksitosin sebagai upaya melancarkan keluarnya ASI dari payudara ibu. 

Supaya para peserta bisa merasakan manfaat dari pijat oksitosin, tim melakukan demonstrasi dan praktik pijat oksitosin bersama seluruh peserta. Praktik ini juga disupervisi langsung oleh bidan desa. Para peserta antusias mengikuti kegiatan edukasi dan praktik bersama.

Di akhir kegiatan, tim juga melayani pengukuran antropometri bagi peserta yang ingin mengetahui status gizinya. Peserta bisa melakukan pemeriksaan tinggi badan, berat badan, serta lingkar lengan atas.

Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama ibu hamil mengenai upaya pencegahan stunting sehingga masyarakat menjadi lebih peduli tentang faktor risiko stunting yaitu KEK dan bayi yang tidak diberikan ASI.

Oleh: Tim KKN Desa Singosari