
Tim RG. Tropibio.Com FK UNS dan Tim Mahasiswa KKN Rekognisi FK UNS Gelar Pelatihan Revitalisasi Posyandu ILP untuk Kader Kesehatan di Puskesmas Masaran I, Sragen
Sragen, 1 Juli 2026- Dalam rangka mewujudkan pilar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berdampak langsung pada Kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, Tim Dosen dari RG. Tropibio.Com Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) dan Tim mahasiswa KKN Rekognisi FK UNS, sukses menyelenggarakan pelatihan bagi para kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Masaran 1, Sragen. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan keterampilan klinis dasar serta skrining penyakit guna mendukung program Posyandu Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (ILP).
Pelatihan yang mengusung tema “Peningkatan Keterampilan Klinis Dasar dan Skrining Penyakit Pada Kader Posyandu Puskesmas Masaran 1, Sragen” yang merupakan sinergi antara akademisi dan praktisi dilapangan, yang ditujukan untuk merevitalisasi peran kader agar lebih optimal dalam mendeteksi dini faktor risiko penyakit di masyarakat.
Tim dosen yang terdiri dari Dr. dr. Lilik Wijayanti, M.Kes.; Dr. Siti Ma’rufah, M.Sc., Apt., Dr. dr. Endang Listyaningsih S., M.Kes.; serta dr. Novan Adi Setyawan, Sp.PA. dan Tim program KKN Rekognisi yang terdiri dari lima mahasiswa Program Studi S1 Kedokteran FK UNS Angkatan 2023 sebagai Fasilitator dan panitia pelaksana pelatihan. Kelima mahasiswa tersebut adalah Agnesya Eka Puspita; Regina Nailah Putri; Viela Arindia Putri Aditya; Sandrina Mustika Sari dan Reri Garneta Lana.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh dr. Endah Riswandari selaku Kepala Puskesmas Masaran I, didampingi Ketua RG Tropibio.Com, Dr. dr Lilik Wijayanti M.Kes. Pelatihan diikuti oleh 77 kader Posyandu Puskesmas Masaran I, Sragen. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan para kader kesehatan terkait konsep baru Posyandu ILP dan alur skrining kesehatan yang disesuaikan berdasarkan seluruh siklus hidup manusia (mulai dari bayi hingga lansia) serta pencegahan dan penanganan masalah stunting ataupun pencegahan penyakit menular seperti hipertensi, diabetes melitus, stroke dan jantung. Untuk memastikan efektivitas penyerapan materi, pelatihan ini didesain menggunakan pendekatan andragogi (pembelajaran orang dewasa) yang bersifat interaktif, dua arah, dan berpusat pada peserta. Melalui pendekatan ini, proses belajar tidak akan berjalan monoton atau sekadar pemaparan teori satu arah tetapi juga menekankan pada ketrampilan antropometri pada bayi sampai lansia.

Penyampaian materi oleh narasumber kepada Kader Puskesmas Masaran I.
Pelatihan berjalan dengan lancar dan peserta mengikuti pelatihan dengan antusias, hal ini terlihat dari aktifnya peserta pada sesi tanya jawab. Di sela-sela pelatihan tim KKN Rekognisi memberikan penyegaran dengan ice breaking yang membuat suasana semakin menyenangkan.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa para kader di garda terdepan kesehatan warga, Tim RG. Tropibio.com FK UNS membagikan “kenang-kenangan” berupa paket alat kesehatan (tensimeter, metline, stetoskop, timbangan digital, dan termogun) untuk tujuh desa, yaitu: desa Krebet, Sepat, Jirapan, Gebang, Dawungan, Masaran, dan Krikilan.
Melalui kegiatan ini, Tim mahasiswa KKN Rekognisi FK UNS turut berperan dalam mendukung upaya promotif dan preventif di tingkat pelayanan kesehatan primer, sekaligus mengembangkan kompetensi komunikasi dan profesionalisme sebagai calon dokter melalui skema KKN Rekognisi P2M.

Foto bersama tim RG Tropibio.Com, Kapuskes, tim mahasiswa KKN Rekognisi dan kader Posyandu di Aula Puskesmas Masaran I.